Home / PUISI

Minggu, 30 Januari 2022 - 03:18 WIB

Puisi Jalaluddin Rumi Hanya Engkau

Gambar Ilustrasi. By: Canva

Gambar Ilustrasi. By: Canva

Hanya Engkau

Dari seluruh semesta,
Hanya Engkau saja yang kupilih,
Apakah Engkau akan membiarkanku
duduk bersedih?

Hatiku bagaikan pena,
dalam genggaman tanganmu.

Engkaulah sebab gembiraku,
atau sedihku.

Kecuali yang Engkau kehendaki,
apakah yang kumiliki?

Kecuali yang perlihatkan,
apakah yang kulihat?

Engkaulah yang menumbuhkanku:
ketika aku sebatang duri,

ketika aku sekuntum mawar;
ketika aku seharum mawar,
ketika duri-duriku dicabut.

Jika Engkau tetapkan aku demikian,
maka demikianlah aku.

Jika Engkau kehendaki aku seperti ini,
maka seperti inilah aku.

Di dalam wahana,
tempat engkau mewarnai jiwaku,
siapakah aku?
apakah yang kusukai?
apakah yang kubenci?

Engkaulah yang Awal, dan kiranya, Engkau
akan menjadi yang Akhir;
jadikanlah akhirku lebih baik,
daripada awalku.

Ketika Engkau tersembunyi,
aku seorang yang kufur;
Ketika Engkau tampak,
aku seorang yang beriman.

Tak ada sesuatupun yang kumiliki,
kecuali yang Engkau anugerahkan;
Apakah yang Engkau cari,
dari hati dan wadahku?

Oleh: Jalaluddin Rumi

Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Nicholson.

Share :

Baca Juga

Puisi wiji Thukul Aku Lebih Suka Dagelan

PUISI

Puisi wiji Thukul Aku Lebih Suka Dagelan
Selamat Malam Untuk Malam Ini

PUISI

Selamat Malam Untuk Malam Ini
Puisi Sufi Syair Satu

PUISI

Puisi Sufi Syair Satu
Puisi Jalaluddin Rumi Pernyataan Cinta

PUISI

Puisi Jalaluddin Rumi Pernyataan Cinta
Harus Bagaimana Tak Memiliki Mawar

PUISI

Harus Bagaimana Tak Memiliki Mawar
Mentari berhenjak tinggi Entah mana cahaya yang ada Kabut putih mengiasi ....

PUISI

Mengetahui Tentang Yang Abstrak
Manusia-manusia Dalam Layar

PUISI

Manusia-manusia Dalam Layar
Gundah Mahagulandah Di Ujung Waktu

PUISI

Gundah Mahagulandah Di Ujung Waktu