Home / PUISI

Rabu, 2 Februari 2022 - 05:14 WIB

Puisi Jalaluddin Rumi Perih Cinta

Gambar Ilustrasi. By: Canva

Gambar Ilustrasi. By: Canva

Perih Cinta

Perih Cinta inilah yang membuka tabir hasrat pencinta:
Tiada penyakit yang dapat menyamai dukacita hati ini.

Cinta adalah sebuah penyakit karena berpisah, isyarat
Dan astrolabium rahasia-rahasia Ilahi.

Apakah dari jamur langit ataupun jamur bumi,
Cintalah yang membimbing kita ke Sana pada akhirnya.

Akal ’kan sia-sia bahkan menggelepar ’tuk menerangkan Cinta,
Bagai keledai dalam lumpur: Cinta adalah sang penerang Cinta itu sendiri.

Bukankah matahari yang menyatakan dirinya matahari?
Perhatikanlah ia! Seluruh bukit yang kau cari ada di sana.

Oleh: Jalaluddin Rumi

Share :

Baca Juga

Mengapa Dan Untuk Siapa

PUISI

Mengapa Dan Untuk Siapa
Puisi wiji Thukul Aku Masih Utuh Dan Kata-Kata Belum Binasa

PUISI

Puisi wiji Thukul Aku Masih Utuh Dan Kata-Kata Belum Binasa
Puisi WS Rendra Sajak Sajak Cinta

PUISI

Puisi WS Rendra Sajak Sajak Cinta

PUISI

Tentang Mengerti Tidak Mengerti
Gunung Gede Pangrango

PUISI

Gunung Gede Pangrango
Puisi Jalaluddin Rumi Bukan Seorang Penyair

PUISI

Puisi Jalaluddin Rumi Bukan Seorang Penyair
Sebuah Harapan

PUISI

Sebuah Harapan
Tentang Hari Esok Aku Tak Tahu

PUISI

Tentang Hari Esok Aku Tak Tahu