Home / PUISI

Rabu, 1 September 2021 - 13:25 WIB

Sang Pemberi Peringatan

Foto: Canva

Foto: Canva

Penyair-penyair turun dari singga sana tuhan
Memulai perjalanan di dunia kemunafikan
Siang dan malam mengajak kejalan kebenaran
Atas manusia yang berfikir seperti hewan

Bukan dunia yang harus di salahkan
Ketika air hujan menerjang
Rintihan dan omelanya hanya di tunjukan kepada tuhan
Saat semua manusia semakin bangsat melebihi dari sebuah kebangsatan
Di atas muka bumi ini

Bukan salah sang penyair yang kurang nikmat dalam ceramah
Sehingga mereka terlena
Namun sebuah kenikmatan dunia yang tak bisa di tinggalkan
Oleh hewan berjasat manusia

Bukan salah sang penyair ketika suara menjegar membelah tanah
Menghancurkan semua peradaban yang ada
Tuhan yang berkuasa telah jenuh atas tingkah laku manusia
Dan penyair yang sudah waktunya kembali kepada pangkuanya.
Sehingga dunia ini kembali hampa tampanya

Share :

Baca Juga

Sebuah Harapan

PUISI

Sebuah Harapan
Nyanyian cinta Jalaluddin Rumi

PUISI

Nyanyian cinta Jalaluddin Rumi
Terang Gelap Dalam Kehampaan

PUISI

Terang Gelap Dalam Kehampaan
Tentang Sesuatu Hayal Yang Tersamarkan.

PUISI

Tentang Sesuatu Hayal Yang Tersamarkan
Puisi Kahlil Gibran Jatuh Cinta Padamu

PUISI

Puisi Kahlil Gibran Jatuh Cinta Padamu
Dunia Duka

PUISI

Dunia Duka
Puisi WS Rendra Sajak Sajak Cinta

PUISI

Puisi WS Rendra Sajak Sajak Cinta
Yang Dibilang Kotor

PUISI

Yang Dibilang Kotor