Home / PUISI

Senin, 30 Agustus 2021 - 13:54 WIB

Sebenarya Siapa

Foto: Canva

Foto: Canva

Baja-baja gagah berjalan
Di atas tanah merah
Melindas-lindas apa yang terlewati
Alangkah ranting kering terdengar

Mata-mata berjajar meratap pilu
Mulut-mulut ingin berteriak, berkata
Hanya untuk melampiaskan seserca amara
Tersimpan dalam kungkungan nafsu

Alangkah pilu tulang berlapis daging
Seakan suara tangis tenggelam dalam samudra
Ketika hujan turun membasahi kulit
Sambaran petir bergelegar

Tentu ruang angkasa takan bisa mendengar
Apa lagi ketika sang tuhan di dalam surga
Tertawa merona dalam duka
Duka yang tak terdengar

Tak mungkin tulang berlapis daging
Mengadang baja ciptaan tuhan
Tak mungkin seorang hamba
Melawan anjing tuhah

Hanya berbicara dalam sunyi
Mengadu dan mengadu
Kepada apa yang di yakini
Saat semua telah terjadi

Share :

Baca Juga

Pergi Kemana Engkau

PUISI

Pergi Kemana Engkau
Puisi WS Rendra Rumpun Alang-alang

PUISI

Puisi WS Rendra Rumpun Alang-alang
Sebuah Harapan

PUISI

Sebuah Harapan
Tentang Itu Dan Ini

PUISI

Tentang Itu Dan Ini
Pena

PUISI

Hanya Sang Penggores
Tentang Sesuatu Hayal Yang Tersamarkan.

PUISI

Tentang Sesuatu Hayal Yang Tersamarkan
Jamuan Terakir Masyarakat

PUISI

Jamuan Terakir Masyarakat
Sang Pemberi Peringatan

PUISI

Sang Pemberi Peringatan